Tampilkan postingan dengan label Jobs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jobs. Tampilkan semua postingan

Pengalaman Tes MT-HRD Nasmoco Group (PT New Ratna Motor)

Share lagi!
Pengalaman tes Nasmoco Group (PT New Ratna Motor)

Daftar Online via ECC UGM tanggal 1 Februari 2017
Panggilan tes tanggal 10 Februari 2017
Tempat tes di SMK Negeri 2 Depok (STM Pembangunan), Sleman, Yogyakarta.

Hari itu dibagi dalam 4 batch, kebetulan posisi yang saya ambil adalah Management Trainee Human Resources Department (MT-HRD). Dan saya mendapatkan jadwal tes batch 4 pukul 13.00.

Tes yang digunakan adalah tes inteligensi. Isinya persis seperti tes inteligensi pada umumnya, ada penalaran, hitungan, dan lain-lain. Lebih kurang satu jam, tes selesai sekitar pukul 15.00, Kita menunggu sekitar satu jam untuk menunggu hasil pengumuman siapa saja yang lolos ke tahap interview Psikolog, 

Tepat pukul 16.00 pengumuman keluar, alhamdulillah tahap pertama lolos. Kemudian kami menunggu interview Psikolog yang dijadwalkan mulai pukul 16.30 WIB. Saya mendapatkan jadwal sekitar pukul 17.00 interview dengan bagian HRD Nasmoco Group. Seperti biasa kita memperkenalkan diri, kemudian ditanya-tanya alat-alat tes apa saja yang saya kuasai. Ya sesuai dengan posisi yang kalian daftar lah :)

Sekitar pukul 18.00 interview selesai dan kami masih harus menunggu pengumuman setelah maghrib. Setelah keluar pengumuman. Alhamdulillah nama saya tidak ada.... Belum rejekinya disana :) Tapi tetap semangat! Karena saya yakin akan ada tempat lain yang lebih cocok untuk saya nantinya. Aamiin.

Btw kalau yang lolos tahap interview Psikolog, nantinya akan diminta untuk ke Semarang tepatnya di Nasmoco Training Center untuk mengikuti wawancara selanjutnya!

Bagi yang sudah lolos, selamat! Bagi yang belum tetap semangat! 
Share:

Pengalaman Mengikuti Tes BCA Banker Program

Selamat sore!

Sekedar mau sharing pengalaman pas tes di Bank BCA nih. BCA Banker Program. 
Awalnya saya mendaftar di website karir Bank BCA pada pertengahan bulan Desember 2016. Kemudian saya memperoleh SMS dari BCA untuk menghadiri Psikotes pada tanggal 16 Januari 2017 untuk posisi Program Staff Pendukung Operasional (PSPO).

Di SMS dari BCA gini:
"Sdr/i X, kami mengundang Anda untuk mengikuti Psikotes Program Staf Pendukung Operasional BCA pada hari kamis tanggal 19 Januari 2017, pukul 08.00-selesai di Gedung Wisma Slipi Lt.2 Jl. S. Parman Kav.12 Slipi Jakarta Barat. Balas SMS ini dengan format PSI YA bila bersedia atau PSI TDK bila tidak bersedia hadir. Jawaban ditunggu 1x24 jam. Harap membawa foto berwarna ukuran 4x6 (1 lembar), copy KTP, copy transkrip, pensil HB, dan alat tulis lainnya. Terima Kasih."

Kemudian, saya memutuskan untuk bernegosiasi dengan orang tua mengenai hal ini. Alhamdulillah saya diizinkan untuk mengikuti tes ke Jakarta. Besoknya 17 Januari pukul 13.00 saya berangkat dari Jogja menggunakan kereta api Progo (Yang murmer. Maklum mahasiswa. Wkwk). Sampai di Stasiun Pasar Senen pada pukul 00:15. Kemudian saya langsung bertemu dengan kakak kelas waktu SMA yang kerja di Jakarta. dan kami langsung memesan grab car untuk transportasi menuju kos beliau di Menteng, Jakarta Pusat.

Oke, balik ke tes BCA Banker Program. Pada tanggal 19 Januari pukul 06:30 saya berangkat dari Menteng menggunakan Grab Bike menuju ke Wisma Slipi lantai 2 (BCA Training Center). Perjalanan lebih kurang 30 menit. Mending datang duluan saja daripada telat. Soalnya kondisi Jakarta pada tahu sendiri. Macetttt...!!

Oke, sesampainya di Wisma Slipi, kemudian saya langsung masuk ke Wisma dan menuju lantai 2. Sembari kami menunggu, kemudian dari pihak BCA menempel pengumuman tentang pembagian ruangan tes. Saya di ruang 208. Kemudian kami dipersilahkan masuk menuju ke ruangan, kemudian seperti biasa mengisi presensi dan mempersiapkan alat tulis.

Sebelum tes dimulai, ada penjelasan dari pihak BCA mengenai Banker Program ini. Awalnya saya nggak ngerti kok saya ditempatkan di PSPO. Tapi, ya ternyata PSPO merupakan salah satu bagian dari BCA Banker Program. :0

Tes tahap pertama biasa, Psikotes. Ada tes inteligensi untuk mengukur tingkat IQ kita. Selesai tahap pertama sekitar pukul 11 siang, kemudian kami menunggu pengumuman hasil tes tahap pertama pada pukul 13.00. Saya kemudian melanjutkan untuk "ngemil" lontong opor di kantin bawah Wisma Slipi bersama dengan seorang teman yang baru kenal di Wisma Itu. Btw, jangan sungkan SKSD dah, biarin mau dibilang SKSD atau apa. Hal yang paling penting adalah punya temen ngobrol selagi menunggu pengumuman ataupun di waktu istirahat.

Kemudian jam 13 lebih dikit, kami kemudian kembali menuju lantai 2 untuk melihat pengumuman, dan alhamdulillah nama saya masuk salah satu dari dua orang yang lolos tahap pertama psikotes PSPO. 

Kemudian yang lolos tahap pertama dipersilahkan untukk mengambil kotak makan siang. Selesai makan siang, jam 13.00 kami dipersilahkan untuk memasuki ruangan kembali untuk mengikuti tes selanjutnya. Tes selanjutnya masih Psikotes, tapi psikotes nya khusus tes kepribadian, seperti menggambar manusia dll (you know lah) Hehe.

Selesai hari ini, besoknya diminta untuk lanjut wawancara Psikolog. Akan tetapi lokasinya berbeda. Besok wawancaranya dilakukan di kantor BCA Wisma Asia. Tapi masih dekat dari Wisma Slipi. Tinggal nyebrang aja (Kalau berani sih. Soalnya rame banget jalannya. Wkwk. Teman saya aja naik ojek waktu itu karena dia parkir mobil di Wisma Asia. Dia salah lokasi. Haha).

Oke hari ini pulang dulu ke kosan temen. Kemudian nanti kita akan mendapatkan email tentang formulir yang harus diisi untuk dibawa pas wawancara besok. Jangan lupa diisi selengkap-lengkapnya. 

Besoknya, 20 Januari 2017 saya menuju ke Bank BCA Wisma Asia masih menggunakan Grab Bike. Soalnya lebih murah dari ojek online lainnya (Mahasiswa banget). Sesampainya di Wisma Asia, saya langsung menuju ke pos satpam untuk memperoleh ID pengunjung dengan menukarkan KTP yang saya punya.

Setelah memperoleh ID, saya kemudian langsung menuju lift ke lantai 9, kebetulan interview saya jadwalnya pukul 10.00 di lantai 9. Sesampainya di lantai 9, saya langsung disambut oleh satpam yang ada disana dan diminta tandatangan dan mengambil sebuah formulir yang harus diisi lagi. Sembari menunggu panggilan, saya mengisi lembar formulir tersebut. Kebetulan sudah banyak kandidat juga yang masih stay di sana untuk menunggu giliran interview. Lagi-lagi, SKSD dengan peserta lainnya di atas. Nanya asal lah, dll (Gaya basa-basi orang Indonesia :p).

Kemudian nama saya dipanggil dan saya memasuki ruangan. Perkenalan dulu dan kemudian saya ditanya banyak pertanyaan. Semuanya si kebanyakan memang tentang kuliah saya karena memang saya fresh fresh graduate banget. Kuncinya santai aja dan jawab dengan jujur aja. Jangan mengada-ada. Nanti malah ketauan boongnya. Haha

Kata Ibunya, pengumuman akan diberikan maksimal 1 bulan setelah wawancara dilakukan. Jreng.. Jreng..

Selesai interview, saya keluar dan balik menuju ke kosan teman saya di Menteng! Besoknya saya kembali ke Jogja!

Bersambung....
Share:

Baru Lulus (Fresh Graduate) Ga Usah Milih-milih Kerjaan!

Pernah nggak denger kata-kata seperti judul di atas? Sering bukan?
Oke, tulisan ini berawal dari celotehan-celotehan yang masuk ke telinga saya pas baru tamat kuliah. Kata mereka, kalau nyari kerjaan nggak usah milih-milih, kerja di mana aja dan bagian apa aja.

Oke saya setuju banget kalau nggak usah milih-milih perusahaan nya! Tapi ya saya kurang setuju dengan pernyataan yang seperti ini untuk bidang pekerjaan yang kita pilih. Kenapa?

Gini, sebelum saya jawab. Kalian tentunya sering juga kan denger kasus kayak gini:

"Eh, si Oncom baru beberapa bulan bekerja di perusahaan X pada bidang yang nggak sesuai sama passionnya. Dan sekarang si Oncom baru keterima di perusahaan Y. Dia sekarang bingung mau ninggalin pekerjaan yang lama terus pindah ke perusahaan Y atau tetap di pekerjaan yang lamanya di perusahaan X. Kalau dia keluar, dia kena penalti bayar bisa sampai ratusan juta karena dia masih terikat kontrak dengan perusahaan X. Menurutmu gimana?"


Pernah kan denger yang begini? Banyak banget temen-temen yang ngalamin kayak begini. Oke kembali ke alasan. Menurut saya ya, apapun dalam hidup ini ya pilihan. Termasuk pekerjaan. Gimana ya, bukan berarti kita sok-sok an pengen kerja di bagian recruitment, training, marketing dan lain sebagainya. Ini masalah passion juga. Yang pasti kita juga harus tahu kemampuan diri sendiri. Sebagai Fresh Graduate ya pasti lah pengen cepet dapat kerjaan kan ya? Tapi jangan sampai malah karena asal-asalan daftar di perusahaan yang nggak kita pengen terus malah jadi boomerang buat diri kita sendiri.


Milih-milih mau kerja di bagian apa? Boleh nggak? Ya jelas boleh banget dan menurut saya mah WAJIB! Kenapa wajib? Karena soal prioritas dan passion ya. Daftar di beberapa perusahaan yang memang kamu inginkan dan bidang yang sesuai dengan passion kamu. Jangan asal-asalan daftar. Kalau lolos ya sudah pasti senang kan. Kita juga bakalan puas dengan perusahaan dan bidang yang sekarang karena perusahaan dan pekerjaan itu masuk dalam prioritas kita kan? Beda lagi sama yang asal daftar, dia lolos di perusahaan X tapi bukan di bidang yang dia kuasai dan bukan prioritas. Kemudian dia bingung mau ambil atau enggak. Kalau diambil ya kurang tertarik dengan pekerjaan itu karena nggak punya passion di situ. Kalau nggak diambil ya sayang kan cari kerja susah. Alasan embel-embel yaudah nggak apa-apa yang penting punya kerjaan dulu walaupun nggak sesuai sama passion. Akhirnya malah nggak nyaman di tempat kerjaan, kerjaan berantakan dan masih ngarepin kerjaan-kerjaan baru dari perusahaan yang diidam-idamkan itu.

Tiba-tiba lolos di perusahaan yang diidamkan. Nah loh? Kontrak belum habis tapi pengen banget kerja di perusahaan idaman. Tapi masih terikat kontrak. Terus gimana? Ya mau ga mau harus bayar penalti. Dan akhirnya rugi sendiri,

Coba kalau mau nunggu aja bentar. Oke gapapa lah nganggur sedikit lebih lama. Tapi nanti kan kalau dapat kerjaan memang sesuai dengan bidang yang diinginkan. Jadinya kan nggak rugi. Intinya si memang harus mau nunggu dan banyak-banyak bersyukur dah. Ya memang secara manusia kadang kan kurang bersyukur ya. Udah dapat di perusahaan X maunya yang lebih besar lagi. Kayaknya inti permasalahannya adalah kurang bersyukur dan pengen yang serba cepat. Haha.

Tapi ya sebenarnya semua perusahaan sama aja kan? Mau swasta ataupun BUMN? Mau besar ataupun kecil? Semua pekerjaan itu baik kan? Tempat kita cari ilmu juga tentunya tempat nyari fulus. Haha. Mau di bidang apapun juga, selama kita mampu dan itu adalah pekerjaan yang halal nggak ada masalah. Lagian apa si yang dicari di tempat kerja? Gengsinya? Nama perusahaannya? Apa ilmunya? Apa duitnya? :p

Hanya Anda dan Tuhan yang tahu :)

Btw nunggu pengumuman dari perusahaan itu memang deg-deg an banget. Tapi semoga kita semua diberikan pekerjaan yang terbaik dan sesuai apa yang kita inginkan. Aamiin

Share: